puisi yang berjudul "persahabatan"

 


Sahabat Sejati


Di antara langkah yang lelah terhenti,

kau hadir membawa cahaya dalam diri.

Tak perlu janji, tak perlu kata indah,

cukup senyummu, rasa ini sudah ramah.


Sahabat, engkau adalah pelita,

di kala gelap, kaulah cahaya.

Di kala jatuh, kau ulurkan tangan,

membuat hati kembali berangan.


Kita tertawa di bawah langit yang sama,

menangis pun tetap bersama.

Waktu boleh mengikis hari,

namun persahabatan tak akan pergi.


Karena engkau bukan sekadar teman,

melainkan saudara yang dipilihkan zaman.

Dalam hatiku kau selalu abadi,

sahabat sejati, tiada terganti.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

cara membuat puisi

Temanku Sahabatku

Soal untuk di kerjakan dan di posting pada blog